Selasa, 21 Oktober 2014

Mengevaluasi Perang Melawan Penjajahan Kolonial Hindia Belanda oleh Kelas XI MIPA 4 SMAN 1 Sekaran Lamongan TP 2014-2015

1.PERANG TONDANO
“Perang Tondano yang terjadi pada 1808-1809 adalah perang yang melibatkan orang Minahasa di Sulawesi Utara dan pemerintah kolonial Belanda pada permulaan abad XIX. Perang pada permulaan XIX ini terjadi akibat dari implementasi politik pemerintah kolonial Hindia Belanda oleh para pejabatnya di Minahasa, terutama upaya mobilisasi pemuda untuk dilatih menjadi tentara”                   ( Taufik abdullah dan A.B.Lapian, 2012:375)
a.      Perang Tondano I
Sekalipun hanya berlangsung sekitar satu tahun perang tonando di kenal dalam dua tahap. Perang Tondono I terjadi pada masa kekuasaan VOC. Pada saat datangnya bangsa barat orang – orang spanyol sudah sampai di tanah Minahasa (Tondono) Sulawesi Utara. Orang-orang spanyol disamping berdagang juga menyebarkan agama Kristen. Tokoh yang berjasa dalam penyebaran agam kristen di tanah minahasa adalah Fransiscus Xaverius. Hubungan dagang orang minahas dan spanyol terus berkembang. Tetapi mulai abad XVII hubungan dagang antara keduanya mulai terganggu dengan kehadiran para pedagang VOC. Waktu itu VOC telah berhasil menanamkan pengaruhnya di ternate. Bahkan gubernur Ternate bernama simon cos mendapatkan kepercayaan dari batavia untuk membebaskan minahasa dari pengaruh spanyol. Simon cos kemudian menempatkan kapalnya di selat lembeh untuk mengawasi pantai timur minahasa. Para pedagang spanyol dan juga makasar yang bebas berdagang mulai tersungkir karena ulah VOC. Apalagi waktu itu spanyol harus meninggalkan kepulauan indonesia untuk menuju filipina.
~~~~~~~~ kamu ingat peristiwa apa yang menyebabkan spanyol harus pergi dari indonesia dan menuju ke filipina?
VOC berusaha memaksakan kehendak agar orang-orang minahasa menjual berasnya kepada VOC. Oleh karena itu VOC sangat membutuhkan beras untuk melakukan monopoli perdagangan bebas di sulawesi utara. Orang-orang minahasa menentang usaha monopoli tersebut. Tidak ada pilihan lain bagi VOC kecuali memerangi orang-orang minahasa. Untuk melemahkan orang-orang minahasa, VOC membendung sungai temberan. Akibatnya aliran sungai meluap dan menggenangi tempat tinggal rakyat dan para pejuang minahasa. Orang-orang minahasa kemudian memindahkan tempat tinggalnya di danau Tondono dengan rumah-rumah apung. Pasukan VOC kemudian mengepung kekuatan orang-orang Minahasa yang terpusat di danau Tondono. Simon Cos kemudian memberikan ultimatum yang isinya antara lain : (1) orang-orang Tondano harus menyerahkan para tokoh pemberintak kepada VOC, (2) orang-orang Tondano hrus membayar ganti rugi dengan menyerahkan 50-60 budak sebagai ganti rugi rusaknya tanaman pdi karena genangan air sungai temberan. Ternyata rakyat Tondano bergeming dengan ultimatum VOC tersebut. Simo Cos sangat kesal karena ultimatumnya tidak berhasil. Pasukan VOC akhirnya ditarik mundur ke manado. Setelah itu rakyat tondano menghadapi masalah dengan hasil pertanian yang menumpuk, tidak ada yang membeli. Dengan terpaksa mereka kemudian mendekati VOC untuk membeli hasil-hasil pertaniannya. Dengan demikian terbukalah tanah minahasa oleh VOC. Berakhirlah Perang Tondano I. Orang-orang Minahasa itu kemudian memindahkan perkampungannya di danau tondano ke perkampungan baru di daratan yang di beri nama Minawanua (ibu negeri).
~~~~~~~~~coba perhatikan dan renungkan isi ultimatum VOC yang kedua. Orang-orang tondano disuruh membayar ganti rugi kerusakan tanaman padi akibat tergenang luapan air sungai temberan. Sungguh licik VOC karena yang menyebabkan kerusakan tetapi kerugiannya disuruh menanggung rakyat tondano. Ingat! Kelicikan Belanda ini akan terus berlangsung selama menjajah Indonesia.
b.     Perang Tondano II
Perang Tondano II sudah terjadi ketika memasuki abad ke-19, yakni pada masa pemerintahan kolonial belanda. Perang ini di latarbelakangi oleh kebijakan Gubernur Jendral Deandels yang mendapat mandat untuk memerangi Inggris, memerlukan pasukan dalam jumlah besar. Untuk menambah jumlah pasukan maka direkrut pasukan dari kalangan pribumi. Mereka yang dipilih adalah dari suku-suku yang memiliki kebernian berperang. Beberapa suku dianggap memiliki keberanian adalah orang-orang Madura, Dayak dan Minahasa. Atas perintah deandels melalu Kapten Hartingh, Residen Manado Prediger segera mengumpulkan para Ukung.(Ukung adalah pemimpin dalam suatu wilayah watak atau daerah setingkat distrik). Dari Minahasa di terget untuk mengumpulkan calon pasukan sejumlah 2000 orang yang akan di kirim ke Jawa. Ternyata orang-orang Minahasa umumnya tidak setuju dengan program deandels untuk meregrut pemuda-pemuda minahasa sebagai pasukan kolonial. Banyak di antara para ukung mulai meninggalkan rumah. Mereka justru ingin mengadakan perlawanan terhadap kolonial Belanda. Mereka memusatkan aktifitas perjuangannya di Tondano, Minawanoa. Salah seorang pemimpin berlawanan itu adalah Ukung Lonto ia menegaskan rakyat minahasa harus melawan kolonial belanda sebagai bentuk penolakan terhadap program pengiriman 2000 pemuda minahasa ke jawa serta menolak kebijakan klonial yang memaksa agar rakyat menyerahkan beras secara Cuma-Cuma kepada belanda.
Dalam suasana yang semakin kritis itu tidak ada pilihan lain bagi Gubernur Prediger kecuali mengirim pasukan untuk menyerang pertahanan orang-orang minahasa di tondano, minawanua. Belanda kembali menerapkan strategi dengan membendung sungai temberan. Prediger juga membentuk 2 pasukan tangguh. Pasukan yang satu disiapkan dari danau tondano dan pasukan yang lain menyerang minawanua dari darat. Tanggal 23 oktober 1808 pertempuran mulai berkobar. Pasukan belanda yang berpusat di danau tondano berhasil melakukan serangan dan merusak pagar bambu berduri yang membatasi danau dengan perkampungan minawanua, sehingga menerobos pertahanan orang-orang minahasa di minawanua. Walaupun sudah malam para pejuang tetap dengan semangat yang tinggi terus bertahan dan melakukan perlawanan dari rumah ke rumah.pasukan Belanda merasa kewalahan. Setelah pagi hari tanggal 24 oktober 1808 pasukan belanda dari darat membombardir kampung pertahanan Minawanua. Serangan terus di lakukan belanda sehingga kampung itu seperti tidak ada lagi kehidupan. Pasukan prediger mulai mengendorkan serangannya. Tiba-tiba dari perkampungan itu orang-orang tondano muncul dan menyerang dengan hebatnya sehingga beberapa korban berjatuhan dari pihak belanda. Pasukan Belanda terpaksa di tarik mundur. Seiring dengan itu sungai temberan yang di bendung mulai meluap sehingga mempersulit pasukan belanda sendiri. Dari jarak jauh belanda terus menghujani meriam ke kampung minawanua, tetapi tentu idak efektif. Begitu juga swrangan yang dari danau tidak mampu mematahkan semangat jaung orang-orang tondano, Minawanua. Bahkan terpetik berita kapal Belanda yang paling besar tenggelam di danau. Perang Tondano II berlangsung cukup lama,bahkan sampai agustus 1809. Dalam suasana kepenatan dan kekurangan makananan mulai ada kelompok pejuang yang memihak kepada belanda. Namun dengan kekuatan yang ada para pejuang tondano terus memberikan perlawanan. Akhirnya pada tanggl 4-5 Agustus 1809 benteng pertahanan moraya milik para pejuang hancur bersama rakyat yang berusaha mempertahankan. Para pejuang itu memilih mati dair pada menyerah.
~~~~~~~~~~~~sungguh luar biasa perlawanan rakyat minahasa, yang telah mati-matian mempertahankan kedaulatannya. Coba pelajaran apa yang dapat kamu peroleh setelah diajar tentang sejarah perang tondano tersebut.
2.Pattimura Angkat Senjata
Maluku dengan rempah-rempahnya memang bagaikan” mutiara dari timur “, yang senantiasa di buru oleh orang-orang barat. namun kekuasaan orang-orang barat telah merusak tata ekonomi dan pola perdagangan bebas yang telah lama berkembang di nusantara. Pada masa pemerintahan inggris di bawah raffles keadaan Maluku relatif lebih tenang karena Inggris bersedia membayar hasil bumi rakyat maluku. Kegiatan kerja rodi mulai di kurangi. Bahkan para pemuda maluku juga di beri kesempatan untuk bekerja pada dinas angkatan perang Inggris. Tetapi pada masa pemerintahan kolonial hindia belanda, keadaan kembali berubah. Kegiatan monopoli di Maluku kembali di perketat. Dengan demikian beban rakyat semakin berat. Sebab selain penyerahan wajib, masih juga harus di kenai kewajiban kerja paksa, penyerahan ikan asin, dendeng, dan koki. Kalau ada penduduk yang melanggar kan ditindak tegas. Di tambah lagi dengan desas desus bahwa para guru akan di berhentikan untuk penghematan, para pemuda akan dikumpulkan akan di jadikan tentara di luar maluku, di tambah dengan sikap arogan residen saparua.hal ini sangat mengecewakan rakyat maluka.
Menanggapi kondisi yang demikian para tokoh dan pemuda maluku melakukan serangkaian pertemuan rahasia.sebagai contoh telah di adakan petemukan rahasia di pulau haruku, pulau yang di huni orang-orang islam. Selanjutnya pada tanggal 14 mei 1817 di pulau saparua ( pulau yang di huni orang-orang kristen ) kembali di adakan pertemuan di sebuah tempat yang sering di sebut hutan kayu putih. Dalam berbagai pertemuan itu di simpulkan bahwa rakyat maluku tidak ingin terus menderita di bawah keserkahan dan kekejaman belanda. Oleh karena itu, perlu mengadakan perlawanan untuk menentang kebijakan belanda. Residen saparua harus di bunuh. Sebagai pemimpin perlawanan di percayakan kepada pemuda yang bernama thomas matulessy. Yang kemudian terkenal dengan gelarnya patimura. Thomas matulesy pernah bekerja pada dinas angkatan perang inggris.
Gerakan dimulai dengan menghancurkan kapal-kapal belanda dipelabuhan. Para pejuang maluku kemudian menuju benteng duurtstede. Ternyata di benteng itu sudah berkumprl pasukan belanda. Dengan demikian terjadilah pertempuran antara para pejuang maluku melawan pasukan belanda. Belanda waktu itu dipimpin oleh presiden  van den berg. Sementara dari pihak para pejuang kecuali pattimura juga tampil tokoh-tokoh seperti christina martha tiahahu,thomas pattiwail, dan lucas latumahina. Para pejuang maluku dengan sekuat tenaga  mengepung benteng duurstede,dan tidak begitu menghiraukan tembakan-tembakan meriam yang dimuntahkan oleh serdadu belanda dari dalam benteng. Sementara senjata para pejuang maluku masih sederhana seperti pedang dan keris. Dalam waktu yang hampir bersamaan para pejuang maluku satu persatu dapat memanjat dan masuk kedalam benteng. Residen dapat dibunuh dan benteng duurstede dapat dikuasai oleh para pejuang maluku. Jatuhnya benteng duurstede telah menambah semangat juang para pemuda malukuuntuk terus berjuang dan melawan belanda.
Belanda kemudian mendatangkan bantuan dari ambon. Datanglah 300 prajurit yang dipimpin oleh mayor beetjes. Pasukan ini kawal oleh kapal nassau dan kapal evertsen. Namun bantuan ini dapat digagalkan oleh pasukan pattimura,bahkan mayor beetjes. Kembali kemenangan ini semakin menggelorakan perjuangan para pejuang diberbagai tempat seperti di seram, hitu,maluku,dan larike. Selanjutnya pattimura memusatkan perhatian untuk menyerang benteng zeenlandia dipulau haruku. Melihat gelagat pattimura itu maka pasukan belanda dibenteng ini dipekuat oleh komandannya groot. Patroli juga terus dirketat. Oleh karena itu, pattiura gagal menembus benteng zeelandia.
Upaya perundingan mulai ditawarkan, tetapi tidak ada kesepakatan. Akhirnya belanda mengerahkan semua kekuatannya termasuk bantuan dari batavia untuk merebut kembali benteng duurstede. Agustus 1817 saparua diblokade,benteng duurstede dikepung yang disertai tembakan meriam yang bertubi-tubi. Satu-persatu perlawanan diluar benteng dapat dipatahkan. Daerah di kepulauan itu jatuh kembali ke tangan belanda. Dalam kondisi yang demikian itu pattimura memerintahkan pasukannya meloloskan diri dan meninggalkan tempat pertahanannya. Dengan demikian benteng duurstede berhasil dikuasai belanda kembali. Pattimura dan pengikutnya terus melawan dengan gerilya. Tetapi bulan November beberapa pembantu pattimura tertangkap seperti kapitten paulu tiahahu.(ayah Christina Tiahahu).yang kemudian dijatuhi hukuman mati. Mendengar peristiwa ini christina martha tiahahu maran dan segera pergi ke hutan untuk bergerilya. Belanda belum puas sebelum dapat menangkap pattimura. Bahkan belanda mengumumkan kepada siapa saja yang dapat menangkap pattimura akan diberi 1.000 gulden. Setalah enam bulan memimpin perlawanan, akhirnya pattimura tertangkap. Tepat pada tanggal 16 desember 1817 Pattimura dihukum gantung di alun-alun kota ambon. Christina Martha Tiahahu yang berusaha melanjutkan perang gerilya akhinya juga tertangkap. Ia tidak dihukum mati tetapi bersama 39 orang lainnya dibuang ke jawa sebagai pekerja rodi. Di kapal Christina Martha Tiahahu tidak mau makan dan buka mulut. Ia jatuh sakit dan meninggal pada tanggal 1 Januari 1818. Jenazahnya dibuang ke laut. Dengan itu berakhirlah perlawanan Pattimura.

3.Perang Padri
Perang Padri terjadi di tanah Minangkabau, Sumatra Barat tahun 1821-1827 perang ini terjadi karena adanya pertentangan antara kaum padri dengan kaum adat , pertentangan tersebut telah menjadi pintu masuk bagi campur tangan belanda, di sana terdapat tiga orang ulama yaitu H.miskin,H.sumanik, dan H.piabang. ulama tersebut di senut orang-orang yang melakukan gerakan pemurnian di minangkabau dengan nama kaum padri.
Tahun 1821 pemerintah hindia belanda mengangkat james du pui sebagai residen minangkabau pada masa itu dia mengadakan perjanjian persahabatan dengan tokoh adat. Dengan perjanjian ini beberapa daerah kemudian di duduki oleh belanda. Perang padri meletus karena masa itu belanda menempatkan dua meriang dan 100 orang serdadu belanda yng di tentang keras.
·         Fase Pertama(1821-1825)
Di mulai bulan september 1821 pos pos Simawang menjadi sasaran serbuan Kaum Padri. Kemudian tuanku pasangan mengerakkan sekitar 20.000-25.000 pasukan. Pasukan padri masa itu masih menggunakan senjata tradisionl sedangkan pasukan belanda menggunakan persenjataan yang lengkap dan modern. Di pihak keduanya banyak kehilangan pasukan.belanda mendirikan benteng di batu sangkar yng terkenal dengan sebutan front van der Capellen. Perlawanan tersebut muncul di berbagai tempat namun dengan memusatkan perjuangan di lintau dan tuanku nan renceh menjadi pemimpin. September 1822 kaum padri berhasil mengusir belanda dan 1823 pasukan padri berhasil mengalahkan belanda kemudian belanda mengambil strategi damai, 26 januari 1824. Perdamaian terseut di manfaatkn kaum padri untuk menduduki daerah-daerah lain, namun belanda menolak. Dan itu menimbulkan amarah kaum padri. Kemudian tuanku imam bonjol menggerakkan kembali semangat melawan belanda.

·         Fase kedua (1825-1830)
Pada tahun 1825-1830 di gunakan belanda untuk sedikit mengendorkan ofensifnya dalam perang padri. Upaya damai di usahakan sekuat tenaga. Kolonel de Stuers penguasa sipil militer di Sumatra Barat berusaha mengadakan kontak dengan tokoh-tokoh kaum padri, namun tidak dihiraukan. Belanda dengan kelicikannya kemudian belanda meminta bantuan Sulaiman al Jufri untuk mendekati dan membujuk para pemuka kaum padri. Imam bonjol menolak tapi Tuanku Lintau menerima hali ini juga di dukung Tuanku Nan Renceh. Tangal 15 november 1825 ada perjanjian padang yang berisi
a.       Belanda mengakui kekuasaan pemimpin padri di Batu Sangkar, Saruaso, Padang Guguk Sigandang, Agam, Bukit Tinggi dan menjamin pelaksanan sistem agama di daerahnya
b.      Kedua belah pihak tidak akan saling menyerang
c.       Kedua pihak akan melindungi para pedagang dan orang-orang yang sedang melakukan perjalanan
d.      Secara bertahap belanda akan melarang praktik adu ayam.

·         Fase ketiga(1830-1837/1838)
Pada fase ini kaum padri mendapatkan simpati dari kaum adat yang menyebabkan kekuatan para pejuang  di sumatra barat meningkat. Kaum padri dari bukit kamang berhasil memutuskan saran komunikasi belanda di tanjung alam dan bukit tinggi. Tindakan itu di jadikan gillavry untuk menyerang koto tuo di ampek angkek. Tahun 1831 gillavry di gantikan oleh jacob elout yang mendapat pesan dari jenderal van den bosh melaksanakan serangan besar-besaran.
Enout setelah menguasai batipuh ditujukan ke benteng marapalam. Dengan bantuan dua orang padri yang berkhianat pada tahun 1831 agustus belanda berhasil menguasai benteng marapalam. Dengan begitu beberapa nagari di sekitarnya ikut menyerah.
Tahun 1832 belanda meningkatkan ofensif pada kekuatan kaum Padri. Pada tahun 1833 kekuatan belanda sudah begitu besar. Belanda melakukan penyerangan pada pos pos pertahanan kaum padri.banuhampu, kamang, guguk sigandang, tanjung alam, sungai kuar, candung dan nagari di agam. Penyerangan guguk sigandang merupakan catatan hitam dengan penyembelihan dan penyincangan terhadap tokoh-tokoh kaum padri sekaligus mereka yang dicurigai sebagai pendukung padri. Penyerbuan kamang mendapat perlawanan sengit namun berhasil dimenangkan belanda, dalam penyerbuan itu banyak korban dan ditangkapnya tuanku nan cerdik.
Van den Bosch menerapkan strategi winning the heart pada masyarakat pajak pasar dan pajak lain. dan pajak lain di hapuskan. Penghulu yang kehilangan penghasilan diberi gaji 25-30 golden, para kuli juga diberi gaji 50 sen perhari. Elout digantikan oleh E. Francis kemudian dikeluarkan plakat panjang. Plakat panjang yaitu pernyataan yang isinya tidak akan ada lagi peperangan antara belanda dan kaum padri. Setelah pasukan tuanku nan cerdi dapat dihancurkan kemudian digantikan oleh tuanku imam bonjol. Tahun 1834 belanda memusatkan menyerang pasukan imam bonjol. Tanggal 16 juni 1835 benteng bonjol dihujani meriam. Tahun 1835 agustus benteng perbukitan dekat bonjol di kuasai belanda. Pada saat itu imam bonjol ingin berdamai tapi belanda tidak memberi jawaban justru semakin ketat mengepung pertahanan di bonjol.tahun 1836 benteng bonjol dapat di pertahankan tetapi satu persatu pemimpin padri di tangkap yang kemudian melemahkan pertahanan pasukan padri.bulan oktober 1837 belanda mengepung benteng bonjol. Tanggal 25 oktober 1837 imam bonjol di tangkap di buang ke cianjur jawa barat, Tanggal 19 januari 1839 ia di buang ke ambon, dan tahun1841 di pindah ke manado dan meninggal pada tanggal 6 november 1864.

4.Perlawanan di Bali
Bali adalah sebuah pulau kecil yang terkenal di Indonesia. Pada abad ke 19 bali belum banyak menarik perhatian orang-orang. Baru tahun 1830 pemerintahan Hindia Belanda aktif menanamkan pengaruhnya. Perkembangan dominasi belanda menyulut api perlawanan rakyat bali “perang puputan”.
Mengapa terjadi perang puputan di bali?
Abad ke 19 bali sudah berkembang kerajaan-kerajaan berdaulat. Contohnya Kerajan Buleleng dll. Pada masa Gubernur Jenderal Daendels ada kontak dengan kerajaan bali menyangkut hubungan dagang dan sewa. Tapi Hindia Belanda ingin menanamkan pengaruh dan berkuasa di bali. Pertama G.A Granpre moliere misi ekonomi, kedua huskus koopman misi politik. Misi ekonomi jauh lebih berhasil dari pada misi politik namun terus di usahakan dan di capai perjanjian antara raja bali dan belanda.perjanjian kontrak antara raja-raja bali dengan belanda seputar hukum tawan karang agar di hapuskan.
Karena kelihaian belanda raja-raja bali dapat menerima perjanjian untuk meratifikasi penghapusan hukum tawan karang.tahun 1844 raja Buleleng dan Karang Asem belum melaksanakan perjanjian tersebut dibuktikan dengan perampasan atas isi 2 kapal belanda yang terdampar dipantai sangsit (Buleleng) dan Jembrana (buleleng ) . belnda memaksa raja Buleleng untuk melaksanakan perjanjian tersebut,benda juga memaksa untuk membayar ganti rugi antas kapal belanda. Pihak buleleng menolak dengan tegas tuntutan tersebut yang menyebabkan perang terjadi. Pati Ktut Jelantik mempersiapkan pos-pos dan prajurit . buleleng juga mendapat dukungan dari kerajaan karang asem dan klungkung. Tanggal 27 juli 1846 1.700 pasukan barat menyerbu kampung-kampung tepi pantai  ada juga pasukan laut dengan kapal selam. Karena persenjataan belanda lebih lengkap dan modern pejuang buleleng demakin terdesak dan jebol . ibu kota singaraja dikuasai belanda. Kemudian belanda mendesak untuk menandatangani perjanjian tanggal 6 juli 1846 yang isinya 1.dalam waktu 3 bulan,raja buleleng harus menghancurkan semua benteng buleleng yang pernah digunakan dan tidak boleh membangun benteng baru, 2.raja buleleng harus membayar ganti rugi dari biaya perang yang telah dikeluarkan belanda,sejumlah 75.000 gulden,dan raja harus menyerahkan I Gusti Ktut Jelantik kepada pemerintah belanda,3. Belanda diizinkan menempatkan pasukannya di Buleleng.
Tipu daya dilakukan oleh rakyat bali untuk berpura-pura menerima isi perjanjian itu. Tapi dibalik itu raja dan patih ketut jelantik memperkuat pasukannya. Di Jagaraga dibangun pertahanan yang kuat bagaikan gelar-supit urang. Rakyat juga mempertahankan hukum tawan karang. Tahun 1847 kapal-kapal asing terdampar dipantai kusumba Klungkung,dirampas oleh kerajaan, hal itu menimbulkan amarah Belanda.belanda memaksa untuk melaksanakannya tapi raja-raja bali tidak menghiraukan rakyat justru dipersiapkan untuk berperang.
Tanggal 7 dan 8 juni 1848 mendarat bala bantuan belanda. Tanggal 8 juni serangan di jagaraga dimulai. Sebagai pemimpin tentara belanda J.van Swieten, Letkol Sutherland benteng jagaraga dimulai namun dengan pertahanan gelar-supit urang berhasil menjebak Belanda. Pasukan Belanda ditarik mundur. Kekalahan itu menyakitkan perasaan pimpinan belanda, kemudian terjadi serangan balasan awal april 1849 datang serdadu belanda dalam jumlah belanda besar. Tanggal 15 april 1849 seranggan Belanda dimulai di jagaraga ,tanggal 16 April Jagaraga berhasil dilumpuhkan belanda
Terbunuhnya raja buleleng dan Patih Ketut Jelantik jatuhlah Kerajaan Buleleng. Menyusul karang asem yang ditakhlukan 18 mei 1849. Pertempuran terus terjadi. Tahun 1906 perang puputan terjadi di Bandung, tahun 1908 perang Puputan di Klungkung.
   6.Perang banjar
Di Kalimanatn Selatan berkembang kerajaan Banjar atau Banjarmasin. Pusat kekuasaan ada di Martapura kegiatan perdaganggan berkembang pusat dengan hasil produk yang diminati yaitu emas,intan,lada,rotan dan damar . melalui bujuk rayu dan tekanan pada tahun 1817 terjadi perjanjiaan antara Sultan Banjar dan pemerintah belanda. Yang berisi menyerahkan sebagian wilayah Banjar kepada Belanda.tanggal 4 mei 1826 menetapkan bahwa daerah kekuasaan banjar hanya tinggal daerah hulu sungai, martapura, dan banjarmasin. Wilayah yang sempi membuat kesulitan dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Kebutuhan penguasa semakin meningkat dengan demikian menyebabkan beban hidup semakin berat. Dalam suasana sosial ekonomi yang memprihatinkan, terjadi konflik intern. Hal ini bermula dengan meninggalnya putra mahkota abdul rakhman secara mendadak tahun 1852, sedangkan sultan adam memilki 3 putera. Pangeran hidayatullah yang didukung pihak istana dan mengantongi surat wasiat dari sultn adam, pangeran anom dijagokan mangkubumi, pangeran tamjidillah didukung belanda. Perebutan kekuasaan terus berlanjut dan terakhir pangeran antasari menjadi raja.
Pada tanggal 28 april 1859 orang-orang muning dibawah komando panembahan aling dan puteranya,sultan kuning menyerbu kawasan batu bara di pengaron. Tanggal 25 juni 1859 secara resmi tamjidilah mengundurkan diri dan mengembalikan legalia banjar kepada belanda. Tamjidilah kemudian di asingkan ke bogor. Bulan agustus 1859 antasari bersama pasukannya berhasil menyerang benteng belanda di tabanio. Kemudian pasukan surapati berhasil menenggelamkan kapal belanda, onrust, dan merampas senjata yang ada di kapal tersebut dengan demikian perang banjar semakin meluas.
Bulan agustus-september tahun 1859 pertempuran banjar terjadi di tiga lokasi yaitu banualima, martapura, dan tanah laut serta sepanjang sungai barito. Pertempuran di sungai barito di komandani oleh pangeran antasari Kiai demang di benteng Tabanio. Pertempuran sengit terjadi dan membawa banyak korban.
Bulan september demam lehman dan beberapa tokoh lainnya di pertemuan Kandangan menghasilkan kesepakatan yang intinya
a.       Pemusatan kekuatan perlawanan di daerah Amuntai
b.      Membuat dan memperkuat pertahanan di tanah laut, Martapura, Rantau dan Kandangan.
c.       Pangeran antasari memperkuat pertahanan di dusun atas
d.      Mengusahakan senjata tambahan
“ haram manyarah waja sampai kaputing” para pejuang tidak akan menyerah sampai titik darah penghabisan.
Sebenarnnya pangeran hidayatullah telah meninggalkan martapura dan berkumpul dengan seluruh anggota keluarga dan pasukannya ia berangkat ke Amuntai. Meskipun tidak dengan perangkat kebesaaran Sultan Hidayatullah menyatakan perang jihad fi sabilillah.gerakan perlawanan pangeran hidayatullah kemudian di pusatkan di barabai.pasukan demang datang untuk memperkuat pasukan pangeran hidayatullah.juga mengerahkan kapal-kapal terang dari suriname,bone dan kapal-kapal kecil terjadi pertempuran sengit dengan seruan”allahu akbar”.mereka penuh dengan keberanian menghadapi musuh karena yakin mati dalam perang ini adalah mati syahid.pasukan Belanda lebih unggul dari segi persenjataan.kemudian mereka membangun pertahanan di madang.setelah pertahanan jebol kemudian mereka berjuang berpindah – pindah.namun belanda terus memburuh dan mempersempit ruang gerak hidayatullah. Pada tanggal 28 februari 1862 berhasil di tangkap dan di asingkan di cianjur jawa barat berakhirlah perlawanan hidayatullah.
Dari pihak Antarsari terus melnjutkan perlawanan.oleh parah pengikutnya pangeran antarsari di angkat sebagai pejuang dan pemimpin agama islam dengan gelar amirudin kalifatullah mukminin
  7. Aceh Berjihad
Aceh dikenal karena adanya tsunami tahun 2004 dan seburtan serambi mekkah. ibarat serambi mekkah merupakan daerah dan kerajaan yang berdaulat. Tetapi kedaulatan terganggu karena keserakaan dan dominasi belanda.dominasi dan kekejaman tersebut melahirkan Perang Aceh, perang terjadi pada tahun 1873-1912
  a.Latar Belakang Perang Aceh
 Aceh memiliki kedudukan yang strategis juga menjadi pusat perdagangan. Daerahnnya luas dengan hasil penting seperti ladang, hasil tambng, dan hasil hutan.karena itu dalam rangka mewujudkan pax neerlandica belanda berambisi menguasai aceh.tetapi orang aceh dan para sultan bersikeras mempertahankan aceh hal tersebut di dukung oleh traktat london hal tersebut menjadi kendala belanda. Perkembangan politik yang semakin memohok kesultanan aceh adalah ditandatanganinya traktat sumatera antara belanda dengan inggris 2 november 1871. isi traktat tersebut antara lain inggris memberi kebebasan kepada Belanda untuk memperluas daerah kekuasaannya diseluruh sumatera. Tahun 1873 Aceh mengirim Habib Abdurahman pergi ke Turki untuk meminta bantuan senjata.
Langkah-langkah tersebut diketahui ole pihak belanda, kemudian Belanda mengancam dan mengultimatum agar Kesultanan Aceh tunduk dibawah pemerintahan Hindia Belanda. Tanggal 26 maret 1873 Aceh dinilai membangkang. Kemudian pecahlah pertempuran aceh melawan Belanda. Para pejuang aceh dibawah pemerintahan Sultan Mahmud Syah II mengobarkan semangat jihad angkat senjata untuk melawan kezaliman Belanda.
Persiapan acehalam menmghadapi pemerintahan Hindia Belanda seperti pendirian pos-pos pertahanan,dibangun kuta semacam benteng untuk memperkuat pertahanan wilayah, penyiapan sejumlah pasukan dan persenjataan.
  b. Syahid atau Menang
Agresi belanda terjadi pada tanggal 5 April 1873. Tentara belanda dibawah pimpinan jendral Mayor J.H.R kohler terus melakukan serangan terhadap pasukan Aceh. Pasukan aceh terdiri dari ulebalang ulama,dan rakyat terus mendapat gempuran dari Belanda. Tanggal 14 April 1873 terjadi pertempuran sengit dibawah pimpinan Teuku Imeung lueng bata melawan tentara belanda dibawah pimpinan kohler untuk memperebutkan Masjid Raya Baiturahman. Pasukan tersebut bershasil mengalahkan kohler dibawah pohon. Kemudian pon tersebut dinamakan Kohler Boom.
Setelah melipatgandakan kekuataanya tanggal 9 Desember 1873 belanda melakukan serangan atau agresi yang kedua. Dipimpin oleh J.van Swieten. Tanggal 6 Januari 1874 masjid tersebut dibakar. Tanggal 15 januari 1874 Belanda dapat menduduki istana setelah dikosongkan sultan mahmud syah. Tanggal 28 januari sultan mahmud syah meninggal dunia karena penyakit kolera.
 Dengan jatuhnya masjid Baiturahamn Belanda mengakui bahwa Aceh merupakan daerah kekuasann belanda, namun Aceh tidak peduli. Dan Pada tahun 1884 mereka mengangkat putra mahkota muhammad daud syah sebagai sultan Aceh. Semangat juang semakin meningkat seiring pulangnya Habib Abdulrahman dari turki tahun 1877. Kemudian belanda menambah kekuatannya dan berhasil mendesak pasukan Habib Abdulrahman.
   c. Perang Sabil
tahun 1884 muhammad daud syah telah dewasa dan dinobatkan sebagai sultan. Pada waktu upacra penobatan ini para pemuka Aceh memproklamirkan “ikrar prang sabil’ ( prang sabil). Dengan perang sabil perlawanan rakyat Aceh semakin meluas. Di Aceh bagian barat tampil teuku umar bersama istrinya cut nyak dien. Pertempuran sengit terjadi dimeulaho. Beberapa por pertahan berhasil direbut umar. Strategi konsentrasi stelsel belum efektif menghentikan perang Aceh. Tahun 1891 teungku cik di tiro meninggal, tahun 1893 teuku umar menyerah pada belanda. Pada 29 maret 1896 teuku umar berbalik melwan belanda. Peristiwa itu membuat belanda semakin marah dan geram. Snouck horgronye agar melakukan kajian tentang seluk beluk kehidupan dan semangat juang rakyat aceh. Oleh karena itu snouck horgronye  mengusulkan beberapa cara:
a.       Perlu memecah belah persatuan dan kekuatan masyarakat aceh, sebab di lingkungan aceh terdapat rasa persatuaan antara kaum bangsawan,ulama dan rakyat.
b.      Menghadapi kaum ulama yang fanatik dalam memimpin perlawanan harus dengan kekerasan,yaitu dengan kekuatan senjata
c.       Bersikap lunak terhadap kaum bangsawan dan keluarganya diberi kesempatan untuk masuk kedalam korps pamong praja dalam pemerintahan konial Belanda.
Genderang perang dimulai tahun 1899.perang ini berlangsung selama 10 tahun. Oleh karena itu selama 10 tahu terakhir 1899-1909 di aceh disebut masa sepuluh tahun berdarah (Tien bloedige jaren). Karena tekanan yang terus menerus januari 1903 sultan Muhammad Daud Syah terpaksa menyerah. Cara licik ini berhasil dan digunakan untuk mematahkan perlawanan panglima pop. lem dan tuanku raha keumala. Tanggal 6 September panglima polem juga menyarah. Tahun 1906 Cut Nyak Dien berhasil ditangkap dibuang di Sumedang, Jawa Barat dan meninggal tanggal 8 November 1908. Pada tahun 1911 tangse Teungku Ma’at Tiro berhasil ditembak mati.
Pada tanggal 26 september 1910 terjadi pertempuran sengit di Paya Cicem. Pang Nanggru tewas dan Cut Nyak Mutia berhasil meloloskan diri. Perang aceh berakhir pada tahun 1912 namun sebenarnya perang itu berakhir pada tahun 1942.

  8.Perang Batak
Di Batak terdapat beberapa kelompok batak. Misalnya Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Mandailing, Batak Pakpak. Basis masyarakat batak berada di daerah kompleks perkampungan yang disebut huta. Gabungan dari huta disebut horja. Kesatuan dari beberapa bius itu terbentuklah satu wilayah kerajaan. Tahun 1870 yang menjadi raja patuan bosar ompu pulo yang bergelar Si Singamangaraja XII. Masuknya dominasi belanda ketanah batak disertai dengan penyebaran agama kristen. Namun hal tersebut ditolak oleh raja si singamangaraja karena ditakutkan akan menghilngkan tatanan tradisional dan bentuk kesatuan negeri yang telah ada secara turun temurun.
Dalam menghadapi perang melawan Belanda rakyat batak sudah menyiapkan benteng pertahanan seperti benteng alam yang terdapat di dataran tinggi toba dan silindung. Dilur tembok ditanami bambu berduru dan disebelah luarnya lagi dibuat selokan keliling yang cukup dalam. Pertempuran pertama terjadi di bahal batu yang berhasil dimenangkan belanda. Perang belanda semakin menyebar luas ke daerah-daerah lain. Dengan jumlah pasuka yang cukup besar  belanda mulai mengepung bakkara, akhirnya benteng dan istana Bakkara ditembaki hujatan-hujatan senjata yang besar. Si singamangaraja berhasi meloloskan diri dan menyingkir. Namun berhasil diburu belanda. Dengan kekuatannya belanda berhasil menguasai tempat-tempat itu semua.
Juli tahun 1889 Si Singamangaja XII ke Bali angkat senjata. Tetapi tanggal 4 Desember 1899 huta puong jatuh ke tangan belanda. Pasukan Belanda dibawah pimpinan van Daden mengadakan operasi sapu bersih. Tahun 1907 belanda fokus menangkap si singamangaraja XII. Taggal 17 junio 1907 belanda berhasil menangkap Si Singamangaraja XII, dalam kleadan terdesak dia dan putera puteranya melarikan diri. Namun dalam pertempuran tersebut Si Singamangaraja berhasil tertembak mati, begitu juga puterinya dan kedua puteranya Sutan Nagari dari Patuan. Dengan demikian berakhirlah perlawanan Batak. 

Narasumber Kelas XI-MIPA 4, SMA Negeri 1 Sekaran Kab Lamongan TP 2014-2015 :
1. M. DIMAS AGUNG GEOVANI (Ketua)
2. M. HARISTYO SU'UDIUTOMO  (Anggota 1)
3. DHEA PRASTIKA (Anggota II)
4  YENI TRI SULISTYAWATI (Anggota III)
5. SHERLY PUSPITASARI (Anggota IV)

78 komentar:

  1. ASSALAMUALAIKUM WR WB untuk siswa kelas XI MIPA 4 SMAN 1 Sekaran Lamongan TP 2014-2015 silahkan berdiskusi online

    BalasHapus
    Balasan
    1. WAALAIKUMSALAM WR WB kami dari tim narasumber dari kelas XI MIA 4
      1. M. DIMAS AGUNG GEOVANI (Ketua)
      2. M. HARISTYO SU'UDIUTOMO (Anggota 1)
      3. DHEA PRASTIKA (Anggota II)
      4 YENI TRI SULISTYAWATI (Anggota III)
      5. SHERLY PUSPITASARI (Anggota IV)
      siap untuk mnjawab pertanyaan dari teman-teman

      Hapus
  2. WAALAIKUMSALAM WR WB kami dari tim narasumber dari kelas XI MIA 4
    1. M. DIMAS AGUNG GEOVANI (Ketua)
    2. M. HARISTYO SU'UDIUTOMO (Anggota 1)
    3. DHEA PRASTIKA (Anggota II)
    4 YENI TRI SULISTYAWATI (Anggota III)
    5. SHERLY PUSPITASARI (Anggota IV)
    siap untuk mnjawab pertanyaan dari teman-teman

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mbak dhea & dkk, saya mau bertanya:
    Apa buktinya bahwa pangeran Diponegoro memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam para sodara.....
      buat mbak novita ini jawabannya = pangeran diponegoro rela berkorban untuk bangsa indonesia agar terbebas dari belenggu penjajah belanda...

      Hapus
    2. Terima kasih atas jawabannya mbak dhea dkk.

      Hapus
  4. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mbak dhea & dkk, saya mau bertanya:
    apa isi perjanjian padang antara tuanku imam bonjol dengan belanda?

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam para sodara.....
      buat mbak indah ini jawabannya =
      1. belanda mengakui pemimpin padri di batusangkar, saruaso, padang gubuk sigandang ,agam, bukit tinggi, dan menjamin pelaksanaan sistem agama di daerahnya
      2. kedua belah pihak tidak akan saling menyerang
      3. kedua belah pihak akan melindungi para pedagang dan orang orang yang sedang melakukan perjalanan
      4. secara bertahap belanda akan melarang praktik adu ayam

      Hapus
  5. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mbak dhea & dkk, saya mau bertanya:
    apa latar belakang dari perang padri fase I

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. walaikumsalam
      jawaban untuk mbak veni ini jawabannya = Fase Pertama(1821-1825)
      Di mulai bulan september 1821 pos pos Simawang menjadi sasaran serbuan Kaum Padri. Kemudian tuanku pasangan mengerakkan sekitar 20.000-25.000 pasukan. Pasukan padri masa itu masih menggunakan senjata tradisionl sedangkan pasukan belanda menggunakan persenjataan yang lengkap dan modern. Di pihak keduanya banyak kehilangan pasukan.belanda mendirikan benteng di batu sangkar yng terkenal dengan sebutan front van der Capellen. Perlawanan tersebut muncul di berbagai tempat namun dengan memusatkan perjuangan di lintau dan tuanku nan renceh menjadi pemimpin. September 1822 kaum padri berhasil mengusir belanda dan 1823 pasukan padri berhasil mengalahkan belanda kemudian belanda mengambil strategi damai, 26 januari 1824. Perdamaian terseut di manfaatkn kaum padri untuk menduduki daerah-daerah lain, namun belanda menolak. Dan itu menimbulkan amarah kaum padri. Kemudian tuanku imam bonjol menggerakkan kembali semangat melawan belanda.

      Hapus
    4. walaikumsalam
      jawaban untuk mbak veni ini jawabannya = Fase Pertama(1821-1825)
      Di mulai bulan september 1821 pos pos Simawang menjadi sasaran serbuan Kaum Padri. Kemudian tuanku pasangan mengerakkan sekitar 20.000-25.000 pasukan. Pasukan padri masa itu masih menggunakan senjata tradisionl sedangkan pasukan belanda menggunakan persenjataan yang lengkap dan modern. Di pihak keduanya banyak kehilangan pasukan.belanda mendirikan benteng di batu sangkar yng terkenal dengan sebutan front van der Capellen. Perlawanan tersebut muncul di berbagai tempat namun dengan memusatkan perjuangan di lintau dan tuanku nan renceh menjadi pemimpin. September 1822 kaum padri berhasil mengusir belanda dan 1823 pasukan padri berhasil mengalahkan belanda kemudian belanda mengambil strategi damai, 26 januari 1824. Perdamaian terseut di manfaatkn kaum padri untuk menduduki daerah-daerah lain, namun belanda menolak. Dan itu menimbulkan amarah kaum padri. Kemudian tuanku imam bonjol menggerakkan kembali semangat melawan belanda.

      Hapus
  6. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mbak dhea & dkk, saya mau bertanya:
    Mengapa hubungan dagang antara orang Minahasa dan Spanyol terganggu dengan para perdagangan VOC ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam Wr. Wb
      saya akan menjawab pertanyaan anda Mbak Vina :
      Karena mulai abad XVII hubungan dagang antara keduanya mulai terganggu dengan kehadiran para pedagang VOC. Waktu itu VOC telah berhasil menanamkan pengaruhnya di ternate. Bahkan gubernr ternate simon cos mendapatkan kepercayaan dari batavia untuk membebaskan minahasa dari pengaruh spanyol. Simon cos kemudian menempatkan kapalnya di selat lembeh untuk mengawasi pantai timur minahasa. Para pedagang spanyol dan juga makasar yang bebas berdagang mulai tersungkir karena ulah VOC. Apalagi waktu itu spanyol harus meninggalkan kepulauan indonesia untuk menuju filipina.
      ~~~~~~~~ kamu ingat peristiwa apa yang menyebabkan spanyol harus pergi dari indonesia dan menuju ke filipina?
      VOC berusaha memaksakan kehendak agar orang-orang minahasa menjual berasnya kepada VOC. Oleh karena itu VOC sangat membutuhkan beras untuk melakukan monopoli perdagangan bebas di sulawesi utara. Orang-orang minahasa menentang usaha monopoli tersebut. Tidak ada pilihan lain bagi VOC kecuali memerangi orang-orang minahasa. Untuk melemahkan orang-orang minahasa, VOC membendung sungai temberan. Akibatnya aliran sungai meluap dan menggenangi tempat tinggal rakyat dan para pejuang minahasa. Orang-orang minahasa kemudian memindahkan tempat tinggalnya di danau tondono dengan rumah-rumah apung. Pasukan VOC kemudian mengepung kekuatan orang-orang minahasa yang terpusat di danau tondono. Simon cos kemudian memberikan ultimatum yang isinya antara lain : (1) orang-orang tondano harus menyerahkan para tokoh pemberintak kepada voc, (2) orang-orang tondano hrus membayar ganti rugi dengan menyerahkan 50-60 budak sebagai ganti rugi rusaknya tanaman pdi karena genangan air sungai temberan. Ternyata rakyat tondano bergeming dengan ultimatum VOC tersebut. Simo cos sangat kesal karena ultimatumnya tidak berhasil. Pasukan VOC akhirnya ditarik mundur ke manado. Setelah itu rakyat tondano menghadapi masalah dengan hasil pertanian yang menumpuk, tidak ada yang membeli. Dengan terpaksa mereka kemudian mendekati VOC untuk membeli hasil-hasil pertaniannya. Dengan demikian terbukalah tanah minahasa oleh VOC. Berakhirlah perang tondano I. Orang-orang minahasa itu kemudian memindahkan perkampungannya di danau tondano ke perkampungan baru di daratan yang di beri nama minawanua ( ibu negeri ).
      ~~~~~~~~~coba perhatikan dan renungkan isi ultimatum VOC yang kedua. Orang-orang tondano disuruh membayar ganti rugi kerusakan tanaman padi akibat tergenang luapan air sungai temberan. Sungguh licik VOC karena yang menyebabkan kerusakan tetapi kerugiannya disuruh menanggung rakyat tondano. Ingat! Kelicikan belanda ini akan terus berlangsung selama belanda menjajah indonesia.

      Hapus
  7. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Mbak dhea & dkk, saya mau bertanya:
    Apa yang menyebabkan VOC melakukan monopoli perdagangan beras di Sulawesi Utara?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam
      saya akan menjawab pertanyaan anda mbak Ayu
      penyebabnya adalah VOC berusaha memaksakan kehendak agar orang-orang minahasa menjual berasnya kepada VOC. Oleh karena itu VOC sangat membutuhkan beras untuk melakukan monopoli perdagangan bebas di sulawesi utara. Orang-orang minahasa menentang usaha monopoli tersebut. Tidak ada pilihan lain bagi VOC kecuali memerangi orang-orang minahasa. Untuk melemahkan orang-orang minahasa, VOC membendung sungai temberan. Akibatnya aliran sungai meluap dan menggenangi tempat tinggal rakyat dan para pejuang minahasa. Orang-orang minahasa kemudian memindahkan tempat tinggalnya di danau Tondono dengan rumah-rumah apung. Pasukan VOC kemudian mengepung kekuatan orang-orang Minahasa yang terpusat di danau Tondano.

      Hapus
  8. Assalamu'alaikum wr.wb
    mbk.Dhea,dkk. saya ingin bertanya.
    Apa yang dimaksud dengan perang sabil ? dan mengapa perang tersebut bisa terjadi ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam Wr. Wb
      baiklah saya akan menjawab pertanyaan anda Mbak Arsita =
      perang sabil merupakan perang melawan kaphee Beulanda(kafir Belanda), perang suci untuk membelea agama, perang untuk mempertahankan tanah air, perang jihad untuk melawan kezaliman di muka bumi.

      Hapus
  9. Assalamu'alaikum wr.wb
    mbk.Dhea,dkk. saya ingin bertanya.
    Bagaimana jalannya perang yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam Wr. Wb
      oke saya jawab pertanyaan anda mbak Sri =
      sebelumnya maaf jika jawaban saya kepanjangan
      Memasuki abad ke-19, keadaan di jawa khususnya di Surakarta dan Yogyakarta semakin memprihatinkan. Putera Sultan Hamnegkubuwana III bernama Raden Mas Ontowiryo yang dikenal dengan Pangeran Diponegoro merasa tidak puas dengan melihat penderitaan rakyat dan kekejaman serta kkelicikan Belanda, Ia merasa sedih dengan masuknya budaya Barat yang tidak sesuai dengan budaya Timur. Oleh karena itu, ia berusaha menentang dominasi Belanda yang kejam dan tidak mengenal prikemanusiaan. Tanggal 25 Juli 1825 terjadi perang Diponegoro

      Bermula dari insiden anjir
      Tahun 1823, Smissaert diangkat sebagai residen Yogyakarta,ia bekerja keras dengan Patih Danurejo berusaha menyingkirkan Pangeran Diponegoro. Pada tahun 1825 Smissaert dan Patih Danurejo dalam rangka membuat jalan baru untuk memasang anjir(patok). Secara sengaja anjir itu melewati pekarangan milik Pangeran Diponegoro di Tegalrejo tanpa izin. Pangeran Diponegoro memerintahkan rakyatnya mencabut anjit itu, namu Patih Danurejo memasang kembali anjir itu dengan dijada pasukan macanan(pengawal kepatihan). Dengan berani Pangeran Diponegoro mencabut anjir dan digantikannya dengan tombak mereka. Tanggal 20Juli sore hari rakyat Tegalrejo berduyun-duyun berkumpul dengan membawa berbagai senjata seperti pedang,tombak,lembing,dll. Belanda dating dan mengepung Tegalrejo,pertempuran sengit tidak dapat dihindari, sehingga Tegalrejo dibumi hangus. Pangeran Diponegoro dan pasukannya menyingkir kearah selatan Bukit Selarong



      Mengatur strategi dari Selarong
      Menyusun langkah yakni (1) merencanakan serangan ke Karaton Yogyakarta dengan mengisolasi pasukan Belanda dan mencegah masuknya bantuan dari luar (2) mengirim kurir pada para bupati agar mempersiapkan melawan Belanda (3) menyusun daftar bangsawan (4) membagi kawasan kesultanan Yogyakarta menjadi beberapa mandala perang, dan mengangkat para pemimpinnya. Pada perang ini Pangeran Diponegoro mendapat gelar Sultan Abdulhamid Herucokro.

      Perluasan perang diberbagai Daerah
      Menghadapi perlawanan Diponegoro yang terus meluas, Belanda berusaha meningkatkan kekuatannya dengan beberapa komandan tempur dikirim keberbagai daerah pertempuran. Jenderal de Kock sebagai pemimpin perang Belanda berusaha meningkatkan kekuatannya untuk menambah juga mendatangkan bantuan tentara Belanda dari Sumatra Barat. Tanggal 4 Oktober 1825 pasukan Belanda menyerang Gua selarong, tetapi sudah kosong. Pada 1826 pasukan Ali Basyah Sentot Prawirodirjo berhasil mengalahkan tentara Belanda di daerah Barat. Semetara di gunung kidul yang dipimpin Pangeran Singosari juga mendapat kemenangan.

      Benteng Stelsel pembawa petaka
      Dengan system “ Benteng Stelsel ” ruang gerak pasukan pasukan Diponegoro dari waktu ke waktu semakin sempit, para pemimpin yang membantu Diponegoro banyak yang tertangkap,tetapi perlawanan rakyat masih terjadi di beberapa tempat. Pada tanggal 17 Oktober 1829 ditandatangani Perjanjian Imogiri antara Sentot Prawirodirjo dengan Belanda,ada pun isinya antara lain :
      1. Sentot Prawirodirjo diizinkan untuk tetap ememluk agam Islam
      2. Pasukan Sentot Prawirodirjo tidak dibuvarkan dan ia tetap sebagai komandannya
      3. Sentot Prawirodirjo dengan pasukannya diizinkan tetap memakai sorban
      4. Maka tanggal 24 Oktober 1829 Sentot Prawirodirjo dengan pasukannya memasuki ibu kota negri Yogyakarta secara resmi menyerahkan diri.

      Hapus
  10. Assalamu'alaikum wr.wb
    mbk.Dhea,dkk. saya ingin bertanya.
    Apa latar belakang perang TONDANO ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaikumsalam Wr. Wb
      saya akan menjawab pertanyaan anda mbak Evi
      ini jawabannya
      “Perang Tondano yang terjadi pada 1808-1809 adalah perang yang melibatkan orang Minahasa di Sulawesi Utara dan pemerintah kolonial Belanda pada permulaan abad XIX.

      Hapus
  11. assalamualaikum wr.wb.

    sebelumnya saya mau berterima kasih kepada teman-teman yang telah memposting rangkuman materi dari sejarah indonesia, dengan adannya postingan tersebut saya merasa lebih mudah untuk mempelajari sejarah indonesia. namun ada beberapa hal yang ingin saya tannyakan pada kalian,, menurut kalian "nilai-nilai kejuangan apa yang dapat kita peroleh dari terjadinnya perang diponegoro??"


    ditunggu balasannya.......... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam Wr. Wb
      saya akan menjawab pertanyaan anda mbak Umu
      menentang Belanda secara terbuka, mendapat simpati dan dukungan rakyat.
      Nilai-nilai perjuangan Pangeran Diponegoro dianggap penting untuk diteruskan sebagai semangat pembangunan dan pendidikan karakter bangsa. Dilahirkan dari keluarga Kesultanan Yogyakarta, memiliki jiwa kepemimpinan dan kepahlawanan. Hatinya yang bersih dan sebagai seorang pangeran akhirnya menuntunnya menjadi seorang yang harus tampil di depan guna membela kehormatan keluarga, kerajaan, rakyat dan bangsanya dari penjajahan Belanda. Kejujuran, kesederhanaan, kerendahan hati, kebersihan hati, kepemimpinan, kepahlawanan, itulah barangkali sedikit sifat yang tertangkap bila menelusuri perjalanan perjuangan Pahlawan kita yang lahir di Yogyakarta tanggal 11 November 1785, ini. Namun sekarang, seiring dengan perkembangan zaman, era globalisasi, serta kemajuan teknologi di berbagai bidang, nilai-nilai nasionalisme seakan terkikis dan luntur.

      Hapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  13. Assalamualaikum.wr.wb
    saya mau bertanya
    Ceritakan secara singkat perang tondano II yang menandai tenggelamnya kedaulatan rakyat minahasa...............................?

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam wr wb
      ini jawaban dari pertanyaan mbak Uud
      Perang Tondano II berlangsung cukup lama, bahkan sampai agustus 1809.
      Dalam suasana kepenatan dan kekurangan makanan mulai ada kelompok
      pejuang yang memihak kepada Belanda. Namun dengan kekuatan yang
      ada para pejuang Tondano terus memberikan perlawanan. Akhirnya pada
      tanggal 4-5 Agustus 1809 Benteng pertahanan Moraya milik para pejuang
      hancur bersama rakyat yang berusaha mempertahankan. Para pejuang itu
      memilih mati dari pada menyerah.

      Hapus
  14. assalamualaikum wr. wb.
    saya mau bertanya
    mengapa Perang Diponegoro sering disebut dengan Perang Jawa???

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam wr wb
      ini jawaban dari pertanyaan anda mbak Nurul
      Perang Diponegoro merupakan salah satu pertempuran terbesar yang pernah dialami oleh Belanda selama menjajah Nusantara. Peperangan ini melibatkan seluruh wilayah Jawa, maka disebutlah perang ini sebagai Perang Jawa

      Hapus
  15. assalamualaikum mbk
    saya mau nanya
    Peristiwa apa yang menyebabkan Spanyol harus pergi dari Indonesia dan menuju ke Filipina??

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam wr wb
      ini jawaban dari pertanyaan anda
      karna indonesia sudah banyak di jajah oleh negara lain, karena bangsa spanyol kekurangan rempah rempah pada saat itu. dan dikarenakan waktu itu VOC telah berhasil menanamkan pengaruhnya di Ternate, bahkan Gubernur Terante Simon Cos mendapatkan kepercayaan dai Batavia untuk membebaskan Minahasa dari pengaruh Spanyol.

      Hapus
  16. assaalamualaikum wr.wb haloooo teman teman saya ingin bertanya kepada kalian.... mengapa terjadi perang puputan di bali?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam wr wb
      ini jawaban dari pertanyaan anda
      terjadi karena kontak dengan kerajaan-kerajaan di Bali, tidak sekedar urusan dagang tetapi menyangkut sewa menyewa orang-orang Bali untuk dijadikan tentara pemerintahan Belanda. tetapi dalam perkembanganya pemerintah Hindia Belanda ingin menanam pengaruh dan berkuasa di Bali.

      Hapus
  17. asalamualaikum wr wb
    saya mau bertanya
    apa nilai-nilai yang terkandung didalam perang puputan di Bali ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam wr wb
      saya jawab pertanyaan anda
      1.Cita-cita yang pasti dan luhur
      2.Semangat pantang menyerah
      3.Keberanian dengan Jiwa Ksatria
      4.Rela berkorban
      terimakasih

      Hapus
  18. Assalamualaikum Wr Wb
    saya ingin bertanya.
    apa penyebab terjadinya perang banjar jelaskan secara singkat !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam wr wb
      saya ingin menjawab pertanyaan anda.
      penyebab terjadinya perang banjar :
      Rakyat tidak senang dengan merajalelanya Belanda yang mengusahakan perkebunan dan pertambangan di Kalimantan Selatan.
      Belanda terlalu banyak campur tangan dalam urusan intern kesultanan.
      Belanda bermaksud menguasai daerah Kalimantan Selatan karena daerah ini ditemukan pertambangan batubara. (Karena ditemukan Batubara di kota Martapura Belanda telah merencanakan untuk memindah ibukota kesultanan ke kota Negara - bekas ibukota pada zaman Hindu), bahkan jauh sebelumnya Belanda telah berencana bahwa kerajaan ini tidak lagi diberi jabatan Sultan yang bertahta (dihapuskan).

      Terima kasih atas pertanyaanya :)

      Hapus
  19. assalamu'alaikum wr.wb
    saya bertanya
    jelaskan latar belang dan akhir dari perang puputan dibali?

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam wr wb
      saya jawab pertanyaan anda
      puputan adalah tradisi masyarakat Bali yang berupa tindakan perlawanan bersenjata habis-habisan sampai mati demi kehormatan tanah air. Istilah ini berasal dari kata "puput" yang artinya "tanggal" / "putus" / "habis / "mati". Puputan berarti perang sampai mati, dan wajib berlaku untuk seluruh warga yang ada dari semua kasta sebagai bentuk perlawanan, termasuk mengorbankan jiwa dan raga sampai titik darah penghabisan.

      Puputan Jagaraga merupakan perang yang dilakukan oleh Kerjaan Buleleng dalam melawan penjajah Belanda. Perang ini terjadi setelah Raja Buleleng melakukan sistem tawan karang, yaitu menawan seluruh kapal asing yang berlabuh di dermaga Buleleng.

      Sementara itu Puputan Margarana, terjadi di desa Marga, perang ini dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai. Perang ini awalnya disebabkan oleh I Gusti Ngurah Rai dan pasukannya merebut senjata polisi Nica di kota Tabanan. Kemudia pasukan kembali ke desa Marga, dan pada tanggal 20 November 1946, tentara Belanda melakukan pengepungan terhadap desa Marga, dan terjadilah aksi saling tembak dari pasukan Belanda dan I Gusti Ngurah Rai. Akibat pertempuran ini, pasukan penjajah banyak yang tertembak dan akhirnya memaksa Belanda menurunkan bala bantuan dari semua daerah di Bali dan ditambah dengan pesawat pengebom yang didatangkan langsung dari Makassar.

      Pasukan I Gusti Ngurah Rai di desa Marga berjumlah 96 orang dan mereka semua tak mau menyerah dengan tekanan dari pihak penjajah. Dan disinilah terjadi Puputan atau perang abis-abisan di desa Margarana. Semua pasukan I Gusti Ngurah Rai tewas termasuk dirinya. Dari pihak Belanda juga menelan korban jiwa kurang lebih 400 orang tewas
      Akibat aksi heroic I Gusti Ngurah Raid an pasukannya ini, makanya pada tanggal 20 November 1946 dikenal dengan Perang Puputan Margarana dan lokasi bekas pertempuran sengit itu dijadikan sebagai Tugu Pahlawan Taman Pujaan Bangsa.

      Hapus
  20. assalamualaikum wr wb
    saya mau bertanya
    mengapa orang-orang Minahasa umumnya tidak setuju dengan program Deandels untuk merekrut pemuda Minahasa sebagai pasukan kolonial ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam
      saya jawab pertanyaan anda
      karena pada perang tondano I VOC memaksa kehendak mereka agar orang-orang Minahasa menjual hasil berasnya kepada VOC. dan juga ada salah satu seorang pemimpin berasal dari ukung yg bernama Ukung Lonto yg menegaskan rakyat Minahasa harus melawan kolonial Belanda.

      Hapus
  21. asalamualaikum wr wb
    saya ingin bertanya
    apa latar belakang dari perang Tondano II ??

    BalasHapus
  22. saya mnjawab pertanyaan dari hida
    latar belakang dari perang TONDANO II ialah oleh kebijakan gubernur jendral Daendles yang mendapat mandat untuk memerangi inggris,memerlukan pasukan dalam jumlah besar ....

    BalasHapus
  23. assalamualaikum wr wb
    saya ingin bertanya
    mengapa perang dibali disebut sebagai perang puputan ?
    terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam
      saya akan menjawab pertanyaan anda ..
      Puputan adalah tradisi masyarakat di Bali, Indonesia yang berupa tindakan perlawanan bersenjata habis-habisan sampai mati demi kehormatan tanah air. Istilah ini berasal dari kata bahasa Bali "puput" yang artinya "tanggal" / "putus" / "habis / "mati". Puputan berarti perang sampai mati, dan wajib berlaku untuk seluruh warga yang ada dari semua kasta sebagai bentuk perlawanan, termasuk mengorbankan jiwa dan raga sampai titik darah penghabisan.

      Puputan yang terkenal di Bali adalah Puputan Jagaraga, dilakukan oleh Kerajaan Buleleng melawan pasukan kolonial Belanda setelah Raja Buleleng memberlakukan sistem tawan karang (menahan seluruh kapal asing yang berlabuh di dermaga Buleleng) terhadap kapal-kapal dagang Belanda, dan Puputan Margarana yang dipimpin oleh seorang serdadu Dewan Perjoeangan Republik Indonesia Sunda Kecil (DPRI SK) kelahiran Bali bernama I Gusti Ngurah Rai untuk melawan aksi militer kolonial Belanda.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  24. Assalamu'alaikum wr. wb.
    saya ingin bertanya :

    Jelaskan peristiwa apa yang menggemarkan saat terjadi di sumatera barat pada tahun 1825-1830 ?????

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikumsalam wr.wb
      saya akan menjawab pertanyaan anda:
      Peristiwa ini terjadi pada tanggal 20 Juli 1825 dan disebut sebagai permulaan “Perang Jawa”.

      Yogyakarta seperti antara lain Pangeran Ngabehi Jayakusuma, putera Sultan Hamengku Buwono II dan pangeran Mangkubumi melengkapi “Perang Jawa” yang dahsyat.

      Strategi perang gerilya yang dipergunakan oleh Diponegoro dengan taktik “serang dengan tiba-tiba pasukan musuh kemudian menghilang-bersembunyi”, merupakan strategi dan taktik yang dapat melumpuhkan pasukan kolonial Belanda
      Berita pecahnya perang Jawa sangat mengejutkan pihak Gubernur Jenderal Van der Capellen di Batavia. Karenanya pada tanggal 26 Juli 1825, ia telah memutuskan untuk mengirimkan pasukan dari Batavia langsung di bawah pimpinan Letnan Jenderal Hendrik Marcus De Kock, pimpinan tertinggi militer Hindia Belanda. Pada tanggal 29 Juli 1825 Let. Jend. De Kock telah tiba di Semarang untuk memimpin langsung operasi militer terhadap pasukan Diponegoro.
      Kekalahan pertama, menyebabkan Belanda mengirimkan pasukan yang lebih besar dari Semarang dan dipimpin oleh Kolonel Von Jett untuk langsung menyerang Selarong, markas besar pasukan Diponegoro. Tetapi serangan ini gagal, karena pasukan Diponegoro telah mengosongkan Selarong.
      bahkan Sultan Hamengku Buwono V bersembunyi di benteng Beianda untuk menyelamatkan diri. Pada tanggal 28 Juli 1825, Belanda mengirimkan pasukan komando gabungan antara pasukan Belanda dan Mangkunegara dari Surakarta untuk menembus barikade pasukan Diponegoro di Yogyakarta, guna menyelamatkan pasukan Belanda dan Sultan Hamengku Buwono V yang terkurung. Tetapi pasukan komando gabungan Belanda Mangkunegara di bawah pimpinan Raden Mas Suwangsa di Randu Gunting dekat Kalasan disergap oleh pasukan Diponegoro dibawah pimpinan Tumenggung Surareja. Sergapan ini berhasil dengan baik dan Raden Mas Suwangsa, pimpinan komando gabungan itu sendiri tertangkap dan dibawa ke Selarong, markas besar pasukan Diponegoro.
      Sejak tanggal 23 Juli 1829 usaha ini telah dilakukan walaupun pada permulaannya gagal, karena syarat-syarat yang diajukan oleh Alibasah cukup berat; yaitu:

      (a) Memberikan uang jaminan sebesar £ I0.000.-
      (b) Menyetujui pembentukan sebuah pasukan di bawah Pimpinan Alibasah sendiri yang berkekuatan seribu orang dan dilengkapi dengan persenjataan dan pakai¬an seragam;
      (c) Memberikan 400 – 500 pucuk senjata api;
      (d) Pasukan Alibasah ini langsung dibawah komando pemerintah Hindia Belanda, dan bebas dari kekuasaan sultan atau pembesar bangsa Indonesia; ¬
      (e) Mereka bebas menjalankan agamanya,
      (f) Tidak ada paksaan minum Jenever atau arak;
      (g) Diizinkan pasukannya memakai surban.Dalam surat yang ditulis Jenderal De Kock kepada Gubernur Jenderal Hindia Belanda di Batavia, tertanggal 20 Oktober 1829, antara lain berisi: “…saya telah menulis surat kepada Residen dan Kolonel Cochius bahwa mereka harus sedapat mungkin berusaha me¬nyenangkan hati Alibasah, karena adalah hal yang penting sekali apabila orang seperti Alibasah dapat kita tarik ke pihak kita dan turut membela kepentingan kita …..

      Hapus
  25. Assalamualaikum wr wb
    saya ingin bertanya

    apa saja yang menyebabkan perang padri di Sumatra Barat? rumuskan dengan bahasamu sendiri !

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikum salam wr. wb.
      saya ingin menjawab pertanyaan Anda..
      Menurut saya penyebab terjadinya perang padri adalah..
      Perang Padri adalah peperangan yang berlangsung di Sumatera Barat dan sekitarnya terutama di kawasan Kerajaan Pagaruyung dari tahun 1803 hingga 1838.Perang ini merupakan peperangan yang pada awalnya akibat pertentangan dalam masalah agama sebelum berubah menjadi peperangan melawan penjajahan.Perang Padri dimulai dengan munculnya pertentangan sekelompok ulama yang dijuluki sebagai Kaum Padri terhadap kebiasaan-kebiasaan yang marak dilakukan oleh kalangan masyarakat yang disebut Kaum Adat di kawasan Kerajaan Pagaruyung dan sekitarnya. Kebiasaan yang dimaksud seperti perjudian, penyabungan ayam, penggunaan madat, minuman keras, tembakau, sirih, dan juga aspek hukum adat matriarkat mengenai warisan, serta longgarnya pelaksanaan kewajiban ritual formal agama Islam. Tidak adanya kesepakatan dari Kaum Adat yang padahal telah memeluk Islam untuk meninggalkan kebiasaan tersebut memicu kemarahan Kaum Padri.

      Hapus
  26. assalamualaikum wr wb
    saya ingin bertanya

    apa isi siasat perlawanan dalam perang Banjar??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam wr wb.
      saya ingin menjawab pertanyaan farid.
      isi siasat perlawanan dalam perang banjar adalah :
      1. pemusatan kekuatan perlawanan didaerah amuntai
      2. membuat dan memperkuat pertahanan ditanah laut, martapura rantau dan kandangan
      3. pangeran antasari memperkuat pertahanan didusun atas
      4. mengusahakan tambahan senjata

      Terima kasih

      Hapus
  27. ASSALAMUALAIKUM WR.WB
    Saya inggin bertanya

    apa sebab terjadinya perang batak..........?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam wr wb
      ini jawabannya
      . Pada tahun 1877 Raja Batak berkampaye berkeliling untuk menghimbau agar masyarakat mengusir para zending yang memaksakan agama Kristen kepada penduduk. Akibat kampaye tersebut menimbulkan ekses pengusiran para zending bahkan ada pernyerbuan dan pembakaran terhadap poas zending di silindung. Pada tanggal 8 januari 1878 belanda mengirim pasukan untuk menduduki silindung.

      Hapus
  28. Assalamualaikum wr wb
    Saya ingin bertanya

    • Jelaskan terjadinya perang batak ?

    Terimah kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam wr wb
      ini jawabannya
      Pertempuran pertama terjadi di Bahal Batu. Si singamangaraja XII dengan pasukannya member perlawanan sekuat tenaga tetapi nampaknya kekuatan Batak tidak seimbang dengan kekuatan tentara belanda, sehingga pasukan si singamangaraja ditarik mundur si singamangaraja dan sisa pasukannya berhasil meloloskan diri dan menyingkirkan kedaerah Paranginan, belanda terus memburu. Si singamangaraja menyingkir ke Lintung dan terus bergerak ke tambunan, lagu boti dan terus ke baligie, belanda terus mengejar pada bulan juli tahun 1889 si singamangaraja XII kembali angkat senjata melawan belanda tetapi pada tanggal 4 september 1899 Huta Puong jatuh ketangan belanda. Si singamangaraja membuat pertahanan di pakpak dan dairi. Pasukan belanda dibawah komado van daden mengadakan gerakan sapu bersih terhadap kantong pertahanan dari aceh sampai tanah gayo. Tahun 1907 pasukan belanda dibawah komando HansChristoffel memfokuskan untuk menangkap si singamangaraja XII. Raja batak berhasil dikepung rapat didaerah segitiga Barus sidikalang dan singkel dlam pengepungan ini belabda mengunakan cara licik yakni menangkap Boru, sagala istri si singamangaraja XII dan dua anaknya dengan beban psikologis yang berat raja batak tetap bertahan tidak mau menyerah. Akhirnya pada tanggal juni 1907 siang pasukan belanda dikerahkan untuk menangkap si singamangaraja XII dipos pertahannya di Aik Sibulbon didaerah dairi. Dalam keadaan mendesak, si singamangaraja XII dengan puteranya tetap bertahan dan melakukan perlawanan sekuat tenanga. Tetapi dalam pertempuran si singamangaraja XII tertembak mati dan semua keluarganya.

      Hapus
  29. assalamu'alaikum wr.wb
    saya ingin bertanya
    sipa orang batak yang pertama kali meninggal saat terjadinya perang dibatak?!
    harus dijawab oleh dhea prastika

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam wr wb.

      Terima kasih atas pertanyaannya yang begitu misterius :D

      Saya akan jawab pertanyaan anda wahai saudara alif Guntur

      Menurut saya orang yang pertama kali meninggal adalah dimana rakyat dari si singamangaraja XII yang mencoba menghalangi usaha para zending yang memaksakan agama Kristen kepada penduduk di batak.

      Hapus
  30. ASSALAMUALAKUM WR. WB
    di sini diri.qu ingin menanyakan

    Bentuk perlawanan apa saja yang dilakukan oleh rakyat bali dalam perang puputan dibali?

    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam wr wb
      ini jawabannya
      buleleng juga mendapat dukungan dari kerajaan karang asem dan klungkung. Tanggal 27 juli 1846 1.700 pasukan barat menyerbu kampung-kampung tepi pantai ada juga pasukan laut dengan kapal selam. Tipu daya dilakukan oleh rakyat bali untuk berpura-pura menerima isi perjanjian itu. Tapi dibalik itu raja dan patih ketut jelantik memperkuat pasukannya. Di Jagaraga dibangun pertahanan yang kuat bagaikan gelar-supit urang. Rakyat juga mempertahankan hukum tawan karang. Tahun 1847 kapal-kapal asing terdampar dipantai kusumba Klungkung,dirampas oleh kerajaan, hal itu menimbulkan amarah Belanda.belanda memaksa untuk melaksanakannya tapi raja-raja bali tidak menghiraukan rakyat justru dipersiapkan untuk berperang.

      Hapus
  31. Assalamualaikum Wr.Wb
    Saya ingin brtanya kepada teman-teman...!
    "Kenapa belanda sangat berambisi untuk menguasai Aceh? "

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam wr wb
      ini jawabannya
      Bali adalah sebuah pulau kecil yang terkenal di Indonesia. dan banyak kerajaan-kerajaan yg sangat kaya di bali.

      Hapus
    2. Aceh adalah daerah yang sangat strategis letaknya di kawasan Selat Malaka yang pada waktu itu menjadi jalur penting perdagangan internasional, maka dari itu Belanda berambisi untuk menguasai Aceh

      Hapus
    3. Saya belum puas dengan jawaban yeni, karena soal sama jawaban tidak nyambung!!!

      Hapus
    4. Terima kasih bpk suwandi, Saya sudah puas dengan jawaban bpk, karena jawaban sperti itu yg Saya inginkan!!!

      Hapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  33. Assalamualaikum Wr.Wb
    Saya ingin bertanya tentang perang batak!!
    •Apa itu perang batak?? Dan bagaimana perang batak itu bisa terjadi???

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam wr wb
      ini jawabannya
      perang batak adalah perang yang di pimpin oleh raja sisingamaraja XII untuk melawan belanda. Perang batak ini terjadi disebabkan kedatangan bangsa Belanda kepedalaman Batak yang waktu itu dipimpin oleh Si Singa Mangaraja XII sebagai ahli waris dari Si Singa Mangaraja XI yang masih bebas dari bangsa Belanda. Daerah Batak ini terletak di Danau Toba dan sekitarnya, Batak merupakan sebuah daerah yang tentram dan damai karena terhindar dari pertentangan dan ketagangan dan juga masyarakat disekitar ini percaya kepada pemimpin mereka yang akan menjaga kesalamatan mereka semuanya.
      Masyarakat sekitar sangat susah menerima pengaruh dari luar yang meraka anggap sebagai penganggu tradisi mereka, namun hal ini tidak bisa dihindari lagi karena pemerintahan Hindia Belanda selalu ingin memperluas pemerintahan mereka. Sebelumnya sudah ada juga pada masa VOC tetapi tidak begitu berpengaruh. Tapi sejak ahir abad ke XIX pemerintaha Hindia Belada selalu mengirim ekspedisi mereka untuk melakukan penaklukan dan pendudukan sehingga membentuk daerah pamong praja disana.
      Setelah perang paderi berakhir, Hindia Belanda bergerak menuju daerah sekitar termasuk daerah sekitar Danau toba terjadilah pendudukan dan selanjutnya Hindia Belanda membentuk keresidenan disana. Dalam pebentukan keresidenan Daerah Batak yang berda disebelah utara dimasukan kedalam keresidenan Tapanuli termasu daerah Sipirok yang belum didudukinya dimasukan kedalam keresidenan tersebut dan beberapa kepala huta harus berjanji dan tundudk kepada pemerintahan Hindia Belanda. Setelah daerah Sipirok dan tapanuli di ambil alih oleh Belanda terbukalah jalan menuju Silidung dan Toba, sehingga kedaulatan tanah batak mulai terancam.

      Hapus
  34. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  35. asslamualaikum wr wb
    gua ingin bertanye?

    apa yang dimaksud dengan aceh berjihad?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam wrw b
      ini jawaban dari pertanyaan anda
      Perang Aceh adalah perang Kesultanan Aceh melawan Belanda dimulai pada 1873 hingga 1904 untuk membela kebenaran demi para rakyat. Kesultanan Aceh menyerah pada januari 1904, tapi perlawanan rakyat Aceh dengan perang gerilya terus berlanjut.

      Hapus
  36. ada yg mau saya tanyakan. apa akibat dari perang tondano itu sendiri ? tolong jelaskan. terimakasih. -cahyo

    BalasHapus
  37. Ass..Saya mau bertanya,apa kaitan antara perang padri, perang sabil di Aceh dan perang batak?

    BalasHapus